TUW5BSClTpA5TSO9GSzpTpz9GA==
Breaking
News

FGD Forum Group Discussion diskusi kelompok profesional

Ukuran huruf
Print 0
FGD Forum Group Discussion diskusi kelompok profesional

Apa Itu FGD? Pengertian dan Kegunaan FGD dalam Diskusi

Dalam dunia kerja, terutama saat proses rekrutmen, istilah FGD sering muncul. Namun, bagi sebagian orang, masih ada yang belum memahami apa itu FGD dan bagaimana cara menghadapinya. FGD, yang merupakan singkatan dari Forum Group Discussion, adalah salah satu metode evaluasi yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai kualitas kandidat calon karyawan. Proses ini tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga melihat kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kerja sama dalam tim.

FGD bukan sekadar wawancara biasa. Dalam diskusi kelompok ini, peserta akan diberikan topik tertentu dan diminta untuk berdiskusi secara aktif. Tujuannya adalah untuk memahami cara mereka berpikir, menyampaikan pendapat, serta berinteraksi dengan orang lain. Ini menjadi penting karena perekrut ingin melihat bagaimana kandidat dapat bekerja dalam lingkungan kolaboratif.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang apa itu FGD, tujuan utamanya, bagaimana persiapan menghadapinya, serta tips sukses agar kamu bisa tampil maksimal. Selain itu, kami juga akan menjelaskan perbedaan antara FGD dan metode seleksi lainnya, seperti interview atau Leaderless Group Discussion (LGD). Dengan informasi ini, kamu akan lebih siap menghadapi FGD dan meningkatkan peluangmu meraih posisi yang diinginkan.

Apa Itu FGD?

FGD, atau Forum Group Discussion, adalah bentuk evaluasi yang umum digunakan dalam proses rekrutmen. Istilah ini berasal dari bahasa Inggris, yaitu Focus Group Discussion, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai Diskusi Kelompok Fokus. Meskipun dalam konteks penelitian kualitatif, FGD digunakan untuk mengumpulkan data dari sekelompok peserta, dalam konteks pekerjaan, FGD lebih sering digunakan sebagai alat untuk mengevaluasi keterampilan dan karakter kandidat.

Dalam FGD, sekelompok kandidat akan diberikan topik tertentu dan diminta untuk berdiskusi dalam kelompok kecil. Seorang fasilitator akan memandu diskusi tersebut, memastikan bahwa semua peserta aktif berpartisipasi dan menyampaikan pendapatnya. Proses ini bertujuan untuk menilai kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif dari setiap peserta.

FGD sering digunakan oleh perusahaan karena memberikan gambaran yang lebih realistis tentang bagaimana kandidat akan berperilaku dalam lingkungan kerja nyata. Berbeda dengan wawancara individu, FGD memungkinkan perekrut untuk melihat interaksi antar peserta, bagaimana mereka saling mendengarkan, dan bagaimana mereka mencapai kesepakatan atau solusi bersama.

Tujuan FGD dalam Proses Rekrutmen

FGD memiliki beberapa tujuan utama dalam proses rekrutmen, terutama dalam menilai aspek non-teknis dari seorang kandidat. Berikut adalah beberapa tujuan utama FGD:

1. Mengevaluasi Kemampuan Komunikasi dan Interpersonal

Perekrut ingin melihat bagaimana kandidat menyampaikan ide, mendengarkan pendapat orang lain, dan berinteraksi dengan anggota kelompok. Kemampuan komunikasi yang baik sangat penting dalam lingkungan kerja yang kolaboratif.

2. Mengukur Kemampuan Kerja Sama dalam Tim

FGD memungkinkan perekrut untuk melihat bagaimana kandidat bekerja dalam tim. Apakah mereka mampu berkontribusi secara konstruktif, saling mendukung, dan menciptakan suasana kerja yang harmonis?

3. Menilai Kepemimpinan dan Problem Solving

Kandidat yang mampu memimpin diskusi, memberikan solusi kreatif, atau mengambil inisiatif sering kali menonjol dalam FGD. Perekrut mencari individu yang mampu berpikir kritis dan mengambil keputusan dalam situasi kompleks.

4. Memahami Perspektif dan Sudut Pandang Kandidat

FGD membantu perekrut memahami bagaimana kandidat berpikir dan merespons isu-isu tertentu. Ini bisa mencerminkan nilai, etika, dan prinsip kerja yang mereka pegang.

5. Mengidentifikasi Potensi Kandidat

Selain menilai kemampuan teknis, FGD juga membantu mengidentifikasi potensi kandidat dalam hal kreativitas, inisiatif, dan kemampuan adaptasi. Ini menjadi pertimbangan penting dalam pemilihan kandidat yang sesuai dengan budaya perusahaan.

Persiapan Menghadapi FGD

Menghadapi FGD bisa terasa menantang, terutama jika kamu belum pernah mengalaminya sebelumnya. Namun, dengan persiapan yang tepat, kamu bisa tampil maksimal dan meningkatkan peluangmu meraih posisi yang diinginkan. Berikut beberapa langkah persiapan yang bisa kamu lakukan:

1. Pahami Topik Diskusi

Sebelum FGD, pastikan kamu memahami topik yang akan didiskusikan. Lakukan riset mendalam tentang industri terkait, tren terbaru, atau isu-isu spesifik yang relevan dengan posisi yang dilamar. Riset ini akan membantumu lebih percaya diri dan siap untuk menyampaikan ide-ide.

2. Latih Kemampuan Komunikasi

Latih kemampuanmu untuk menyampaikan ide dengan jelas dan ringkas, sambil tetap mendengarkan dan merespons pendapat orang lain. Kamu bisa berlatih berbicara di depan umum atau berpartisipasi dalam diskusi kelompok informal.

3. Siapkan Contoh Konkret

Persiapkan contoh-contoh konkret dari pengalaman kerja terdahulu yang relevan dengan topik diskusi. Ini akan membantumu menunjukkan keterampilan menangani situasi tertentu di masa lalu.

4. Latihan Jawaban Umum

Latih jawaban-jawaban untuk pertanyaan umum dalam FGD, seperti cara menangani konflik dalam tim, langkah mengambil keputusan dalam situasi sulit, atau pandangan terhadap isu tertentu. Kamu bisa mencari video FGD atau membuat simulasi bersama teman atau keluarga.

Cara Menghadapi FGD

Setelah persiapan selesai, tahap selanjutnya adalah bagaimana kamu bisa tampil maksimal saat FGD berlangsung. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

1. Dengarkan dengan Saksama

Mendengarkan dengan baik saat peserta lain berbicara penting untuk menunjukkan bahwa kamu memperhatikan mereka. Ini juga membantumu memahami pandangan orang lain sehingga bisa menyampaikan tanggapan yang konstruktif.

2. Sampaikan Pendapat dengan Jelas dan Ringkas

Pastikan kamu menyampaikan ide-ide dengan jelas dan langsung to the point. Pendekatan demikian akan membuat peserta lain memahami pendapatmu dan menunjukkan kemampuanmu berpikir secara terstruktur.

3. Tunjukkan Antusiasme dan Minat

Antusiasme dan minat tulus terhadap topik diskusi akan terlihat selama FGD. Cara kamu bersemangat dan tertarik pada topik akan mudah menarik perhatian perekrut dan peserta lain.

4. Jaga Bahasa Tubuh yang Positif

Bahasa tubuh mengambil porsi besar dalam komunikasi nonverbal saat FGD. Pastikan kamu menjaga kontak mata, tersenyum, dan gerakkan tangan secara terbuka untuk menunjukkan kepercayaan diri dan keterlibatan.

5. Jangan Ragu Bertanya

Jika ada pernyataan atau pendapat peserta lain yang belum jelas, kamu boleh bertanya sebagai bentuk klarifikasi. Ini menunjukkan bahwa kamu mendengarkan dan ingin memahami topik lebih lanjut.

Kriteria yang Dinilai dalam FGD

Perekrut akan menilai beberapa aspek saat FGD berlangsung. Berikut adalah kriteria utama yang biasanya dinilai:

1. Kemampuan Komunikasi

Perekrut akan menilai sejauh mana kamu mampu berkomunikasi dengan jelas, persuasif, dan efektif. Mereka juga menyukai kandidat yang terampil mendengarkan secara aktif dan merespons pendapat dengan cara yang tepat.

2. Pengetahuan dan Pemahaman

Aspek ini menunjukkan pengetahuan mendalam yang kamu miliki terkait topik diskusi. Memiliki pengetahuan dan pemahaman demikian menunjukkan kamu siap secara teknis dan mempunyai wawasan cukup tentang bidang yang dilamar.

3. Kemampuan Berpikir Kritis dan Analitis

Kemampuan menganalisis informasi, mengidentifikasi masalah, dan menawarkan solusi efektif juga menjadi kriteria penting. Perekrut akan memperhatikan cara berpikir kritis dan seberapa baik kamu mampu mengintegrasikan berbagai sudut pandang ke dalam suatu solusi.

4. Kreativitas dan Inisiatif

Menyelesaikan masalah ternyata membutuhkan tingkat kreativitas dan kemampuan bersikap inisiatif. Perekrut menyukai kandidat yang mampu berpikir out of the box dan berinisiatif mengemukakan ide-ide baru.

5. Kemampuan Bekerja Sama dalam Tim

Perekrut membutuhkan pemain tim yang dapat diandalkan. Kriteria ini mengharuskan kamu mampu memberikan kontribusi bermakna dan mendukung anggota tim lain guna menampilkan kemampuan kolaborasi yang kuat.

Tips Sukses Menghadapi FGD

Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk membantumu tampil maksimal dalam FGD:

1. Tunjukkan Rasa Percaya Diri dan Antusiasme

Kamu harus menyampaikan pendapat dengan cara meyakinkan. Namun, imbangi dengan sikap rendah hati untuk mau mendengarkan pandangan orang lain. Tonjolkan antusiasme pada topik yang akan menegaskan rasa percaya dirimu.

2. Mempertahankan Kontak Mata dan Bahasa Tubuh yang Positif

Selalu jaga kontak mata dengan peserta lain dan moderator selama FGD. Ini menunjukkan kamu terlibat aktif dan menyimak pembahasan. Libatkan bahasa tubuh positif seperti senyuman dan postur tubuh terbuka untuk menguatkan kesan ramah dan mudah diajak bekerja sama.

3. Berbicara dengan Jelas, Tegas, dan Terstruktur

Hindari penggunaan kata yang bertele-tele atau ambigu. Pastikan orang lain mudah memahami penyampaian ide tersebut. Gunakan bahasa lugas dan tepat untuk mencerminkan kemampuan komunikasi efektif di lingkungan profesional.

4. Menggunakan Bahasa yang Profesional dan Sopan

Gunakan bahasa profesional dan sopan, termasuk cara berbicara yang menghargai orang lain dan penggunaan bahasa formal dalam konteks diskusi. Sikap demikian menunjukkan kamu mempunyai etika kerja yang baik dan siap berkontribusi dalam lingkungan kerja.

5. Menjaga Fokus dan Perhatian Selama Diskusi

Menjaga fokus adalah kunci keberhasilan FGD. Hindari menyampaikan pendapat yang menyimpang dari topik utama. Perhatikan jalannya diskusi dan simak apa pendapat peserta lain. Dengan menjaga fokus, kamu dapat berkontribusi lebih bermakna dalam diskusi tersebut.

6. Hindari Menyela atau Mendominasi Diskusi

Untuk tampil menonjol dalam FGD bukan dengan cara menyela atau mendominasi diskusi. Kamu harus tahu kapan harus berbicara dan kapan harus mendengarkan. Beri ruang kepada orang lain untuk menyampaikan pendapat sebagai bentuk sikap menghormati keberadaan mereka.

7. Tunjukkan Rasa Empati dan Saling Menghargai

Ketika kamu mampu menunjukkan pemahaman terhadap perasaan dan perspektif orang lain, kamu telah bersikap empati. Rasa empati ini menjadi bagian dari sikap profesionalisme yang mencakup sikap menghargai waktu, pendapat, dan kontribusi setiap peserta saat berdiskusi.

Kesimpulan tentang Apa Itu FGD

Forum Group Discussion (FGD) adalah salah satu metode penting dalam proses rekrutmen yang membantu perekrut memahami pandangan dan kemampuan pelamar kerja. FGD juga penting dalam menilai aspek komunikasi, kerja tim, kepemimpinan, dan problem solving kandidat.

Sebagai pelamar kerja, FGD memberimu kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik dengan cara lebih dinamis. Maka, persiapkan diri sebaik mungkin jadi suatu keharusan. Mulai dari riset topik diskusi, berlatih tanya jawab, hingga mengasah keterampilan komunikasi. Dengan begitu, kamu akan tampak menonjol di mata perekrut dan berpotensi meraih posisi yang diimpikan.

Butuh tips penting terkait persiapan FGD dan proses seleksi lain? Persiapkan dirimu dengan berbagai keterampilan dengan mengakses career advice di Jobstreet. Langsung perbarui CV dan profil Jobstreet milikmu untuk memuluskan proses rekrutmen di perusahaan yang dituju. Download pula aplikasi Jobstreet melalui Google Play Store atau Apple App Store sekarang juga! Nikmati kemudahan melamar kerja dan mendapatkan informasi seputar dunia kerja dalam satu platform!

Yuk, raih karier impianmu bersama Jobstreet!

Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin