Perluasan Jaringan Pasar: Mahasiswa Kkn-T Undip Mengenalkan Instagram Profesional Pada Umkm Dan Pkk Di Desa Sukorejo

 

Mahasiswa Kkn-T Undip Mengenalkan Instagram Profesional Pada Umkm Dan Pkk Di Desa Sukorejo 

Jogja PekanSukorejo, Perluasan penjualan melalui media sosial bukan lagi sekadar wacana di kota besar. Di Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, semangat itu telah mulai tumbuh melalui kegiatan sosialisasi yang diprakarsai oleh mahasiswa KKN-T IDBU Tim 42 Universitas Diponegoro (UNDIP). Sosialisasi bertema “Pemanfaatan Instagram Profesional untuk Memperluas Jangkauan Pasar” ini disampaikan oleh Safira Najuba, mahasiswa dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, jurusan Ilmu Ekonomi, UNDIP.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Dr. Ir. Cahya Setya Utama, dan menyasar pelaku UMKM serta ibu-ibu PKK yang aktif di desa. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk mengenal potensi Instagram sebagai sarana promosi yang mudah, murah, dan menjangkau konsumen secara lebih luas.

Dalam pemaparannya, ada berbagai fitur penting dari akun Instagram profesional, seperti Call to Action, statistik audiens (insight), serta kemampuan menargetkan iklan secara spesifik berdasarkan lokasi dan minat. Fitur-fitur ini dinilai sangat mendukung promosi produk, terutama bagi pelaku UMKM desa yang memiliki keterbatasan akses pasar.

Materi yang disampaikan cukup aplikatif dan menggunakan pendekatan visual agar mudah dipahami. Peserta diajak memahami cara membuat konten menarik, mengunggah testimoni pelanggan, hingga membangun kepercayaan melalui akun yang aktif dan profesional.

Salah satu peserta, Ibu Darni dari kelompok PKK, mengaku baru mengetahui bahwa Instagram bisa digunakan untuk memasarkan produk ternak ayam. Ia merasa sosialisasi ini membuka wawasan baru dan ingin langsung mencoba menerapkannya di rumah.

Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab, di mana mereka aktif bertanya tentang strategi konten dan teknis promosi berbayar. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat desa sangat terbuka terhadap teknologi, asalkan diberikan bimbingan yang jelas dan sederhana.

Proses Pembuatan Instagram

Sebagai bentuk tindak lanjut, panitia membagikan poster panduan pembuatan akun Instagram bisnis agar peserta dapat mempraktikkan sendiri di rumah. Langkah ini dinilai penting agar transfer pengetahuan tidak berhenti hanya saat kegiatan berlangsung.

Sosialisasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa KKN tidak hanya membawa semangat akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Dengan pendekatan yang inklusif, mahasiswa UNDIP berhasil menjembatani kebutuhan lokal dengan potensi digital.

Ke depannya, pemanfaatan Instagragcm profesional diharapkan menjadi gerbang menuju transformasi digital UMKM desa. Langkah awal yang sederhana ini bisa berdampak besar dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal. 

0 Komentar

Jasa Penerbitan Buku dan ISBN