Arti Received: Apa Maknanya dalam Konteks Penerimaan dan Komunikasi?
Dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi menjadi salah satu hal yang sangat penting. Baik secara verbal maupun non-verbal, komunikasi memainkan peran kunci dalam menjalin hubungan antar individu. Dalam konteks teknologi modern, istilah "received" (diterima) sering muncul dalam berbagai aplikasi pesan instan seperti WhatsApp, Messenger, atau Snapchat. Namun, apa sebenarnya makna dari "received" dalam konteks komunikasi? Bagaimana arti ini berkaitan dengan proses penerimaan informasi?
Kata "received" merujuk pada tindakan menerima suatu pesan atau informasi. Dalam dunia digital, istilah ini digunakan untuk menunjukkan bahwa pesan telah sampai ke pihak penerima. Meskipun demikian, "received" tidak selalu berarti pesan tersebut sudah dibuka atau dibaca. Ada perbedaan antara "received" dan "opened", yang sering membuat pengguna bingung. Memahami arti "received" tidak hanya penting dalam konteks teknologi, tetapi juga dalam komunikasi interpersonal yang lebih luas.
Arti "received" dalam komunikasi bisa dilihat sebagai langkah awal dari proses penerimaan informasi. Dalam teori komunikasi, penerimaan informasi merupakan tahap penting yang menghubungkan komunikator dan komunikan. Dengan memahami arti "received", kita dapat lebih efektif dalam menyampaikan pesan dan memastikan bahwa informasi yang disampaikan benar-benar sampai kepada pihak yang dituju. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang arti "received" dalam berbagai konteks, baik dalam komunikasi tradisional maupun digital.
Pengertian Dasar "Received" dalam Komunikasi
Dalam bahasa Indonesia, kata "received" biasanya diterjemahkan sebagai "diterima". Istilah ini digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu pesan, dokumen, atau informasi telah tiba di tangan penerima. Dalam konteks komunikasi, "received" merujuk pada tahap dimana informasi telah sampai ke komunikan. Ini adalah langkah pertama dalam proses komunikasi yang efektif, karena tanpa penerimaan informasi, tidak mungkin terjadi respons atau umpan balik.
Dalam komunikasi interpersonal, penerimaan informasi bisa terjadi melalui berbagai cara, seperti mendengarkan, membaca, atau melihat. Misalnya, saat seseorang memberi tahu temannya tentang suatu berita, maka "received" akan terjadi ketika teman tersebut sudah mendengar atau memahami informasi tersebut. Proses ini penting karena tanpa penerimaan, komunikasi tidak akan berjalan lancar.
Di dunia digital, "received" sering muncul dalam aplikasi pesan seperti WhatsApp atau Telegram. Ketika seseorang mengirim pesan, dan statusnya berubah menjadi "received", itu berarti pesan tersebut sudah sampai ke pihak penerima. Namun, seperti yang disebutkan sebelumnya, "received" tidak selalu berarti pesan sudah dibuka atau dibaca. Hal ini penting untuk dipahami agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam komunikasi.
Pemahaman tentang "received" juga penting dalam konteks bisnis dan profesional. Misalnya, dalam email bisnis, jika pesan sudah "received", itu menunjukkan bahwa pihak yang dituju sudah menerima informasi tersebut. Meskipun begitu, tidak semua pesan yang diterima langsung direspons, sehingga penting untuk memperhatikan waktu dan cara penyampaian pesan.
Perbedaan Antara "Received" dan "Opened"
Dalam aplikasi pesan instan seperti WhatsApp, Snapchat, atau Telegram, terdapat dua status yang sering muncul: "Sent" (terkirim), "Delivered" (diterima), dan "Read" (dibaca). Namun, banyak pengguna masih bingung dengan perbedaan antara "Received" dan "Opened".
"Received" (diterima) menunjukkan bahwa pesan telah sampai ke pihak penerima. Ini berarti bahwa pesan tersebut sudah mencapai perangkat atau akun yang dituju. Misalnya, jika Anda mengirim pesan ke seseorang, dan statusnya berubah menjadi "Received", itu berarti pesan tersebut sudah sampai ke ponsel mereka, meskipun mereka belum membukanya.
Sementara itu, "Opened" (dibuka) menunjukkan bahwa pesan tersebut sudah dibuka oleh pihak penerima. Ini biasanya ditandai dengan ikon seperti mata atau tanda centang ganda. Jadi, "Opened" menunjukkan bahwa pihak penerima sudah membaca pesan tersebut.
Perbedaan ini sangat penting dalam komunikasi, terutama dalam situasi yang membutuhkan respons cepat. Misalnya, jika Anda mengirim pesan penting dan statusnya hanya berubah menjadi "Received", itu berarti pihak penerima belum membacanya. Dalam kasus seperti ini, Anda mungkin perlu mengirim ulang pesan atau menghubungi secara langsung.
Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua aplikasi menampilkan status "Received" atau "Opened" secara default. Beberapa aplikasi hanya menampilkan "Sent" dan "Delivered", sementara yang lain menambahkan fitur tambahan seperti "Read" atau "Viewed".
Selain itu, beberapa pengguna memilih untuk menonaktifkan fitur ini untuk menjaga privasi. Oleh karena itu, tidak selalu bisa diandalkan untuk mengetahui apakah pesan sudah dibaca atau tidak.
Arti "Received" dalam Komunikasi Digital
Dalam komunikasi digital, "received" memiliki makna yang sedikit berbeda dibandingkan dalam komunikasi interpersonal. Di dunia virtual, "received" sering digunakan untuk menunjukkan bahwa pesan, file, atau data telah sampai ke pihak yang dituju. Misalnya, dalam email, jika pesan sudah "received", itu berarti server penerima telah menerima pesan tersebut.
Dalam aplikasi pesan instan, "received" biasanya ditandai dengan ikon seperti kotak atau lingkaran yang berubah warna. Contohnya, di WhatsApp, status "Received" muncul setelah pesan berhasil dikirim dan diterima oleh pihak penerima. Namun, seperti yang disebutkan sebelumnya, "received" tidak selalu berarti pesan sudah dibaca.
Salah satu contoh nyata dari "received" dalam komunikasi digital adalah dalam Snapchat. Di sini, "received" menunjukkan bahwa Snap atau pesan telah sampai ke pihak penerima. Namun, seperti di WhatsApp, "received" tidak selalu berarti pesan sudah dibuka. Untuk mengetahui apakah pesan sudah dibuka, Snapchat menampilkan ikon "opened" atau "viewed".
Penting untuk memahami bahwa "received" dalam komunikasi digital bukanlah indikator pasti bahwa pesan sudah dibaca. Ini hanya menunjukkan bahwa pesan tersebut sudah sampai ke pihak penerima. Oleh karena itu, dalam komunikasi digital, penting untuk tidak mengasumsikan bahwa pesan sudah dibaca hanya karena statusnya berubah menjadi "received".
Selain itu, dalam konteks bisnis, "received" juga bisa merujuk pada penerimaan dokumen, file, atau pesanan. Misalnya, dalam sistem e-commerce, jika pesanan sudah "received", itu berarti pesanan tersebut sudah sampai ke pihak penjual atau distributor.
Arti "Received" dalam Komunikasi Interpersonal
Dalam komunikasi interpersonal, "received" memiliki makna yang lebih luas. Ini tidak hanya merujuk pada penerimaan informasi secara fisik, tetapi juga pada pemahaman dan respons terhadap pesan yang disampaikan. Dalam konteks ini, "received" bisa diartikan sebagai penerimaan informasi yang menyeluruh, termasuk pemahaman, emosi, dan tanggapan.
Misalnya, ketika seseorang memberi tahu temannya tentang suatu masalah, dan temannya merespons dengan empati, itu berarti pesan tersebut sudah "received". Dalam hal ini, "received" tidak hanya berarti pesan sudah sampai, tetapi juga sudah dipahami dan direspon dengan baik.
Pemahaman tentang "received" dalam komunikasi interpersonal juga penting untuk membangun hubungan yang sehat. Jika seseorang tidak "received" pesan yang disampaikan, maka komunikasi akan gagal. Oleh karena itu, dalam komunikasi interpersonal, penting untuk memastikan bahwa pesan yang disampaikan benar-benar sampai dan dipahami oleh pihak lain.
Selain itu, "received" dalam komunikasi interpersonal juga bisa merujuk pada penerimaan diri sendiri. Misalnya, ketika seseorang menerima kritik atau saran dari orang lain, dan kemudian memprosesnya dengan baik, itu juga bisa dianggap sebagai "received" dalam konteks personal.
Dalam konteks psikologis, "received" juga bisa merujuk pada penerimaan diri atau penerimaan terhadap pengalaman hidup. Misalnya, seseorang yang menerima kegagalan dengan baik dan belajar darinya, itu bisa dianggap sebagai "received" dalam konteks psikologis.
Pentingnya Pemahaman "Received" dalam Komunikasi
Memahami arti "received" dalam komunikasi sangat penting, baik dalam komunikasi interpersonal maupun digital. Dalam komunikasi interpersonal, "received" menunjukkan bahwa informasi sudah sampai dan dipahami oleh pihak lain. Dalam komunikasi digital, "received" menunjukkan bahwa pesan sudah sampai ke pihak penerima, meskipun belum tentu sudah dibaca.
Pemahaman ini penting untuk menghindari kesalahpahaman dan meningkatkan efektivitas komunikasi. Misalnya, dalam komunikasi bisnis, jika pesan sudah "received", itu menunjukkan bahwa informasi sudah sampai ke pihak yang dituju. Namun, jika tidak ada respons, itu bisa berarti pesan belum sepenuhnya dipahami atau dianggap kurang penting.
Selain itu, pemahaman tentang "received" juga penting dalam konteks psikologis dan emosional. Dalam hubungan interpersonal, "received" bisa menjadi indikator sejauh mana seseorang menerima dan memahami pesan yang disampaikan. Jika pesan tidak "received", maka komunikasi akan gagal, dan hubungan bisa rusak.
Dalam dunia digital, pemahaman tentang "received" juga penting untuk menjaga privasi dan keamanan. Banyak pengguna memilih untuk menonaktifkan fitur "read receipt" agar tidak terlalu terbuka tentang aktivitas mereka. Oleh karena itu, penting untuk menghargai privasi dan tidak mengasumsikan bahwa pesan sudah dibaca hanya karena statusnya berubah menjadi "received".
Kesimpulan
Arti "received" dalam komunikasi memiliki makna yang berbeda-beda tergantung pada konteksnya. Dalam komunikasi interpersonal, "received" merujuk pada penerimaan dan pemahaman informasi oleh pihak lain. Dalam komunikasi digital, "received" menunjukkan bahwa pesan sudah sampai ke pihak penerima, meskipun belum tentu sudah dibaca.
Memahami arti "received" sangat penting untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia digital. Dengan memahami perbedaan antara "received" dan "opened", serta memahami makna "received" dalam berbagai konteks, kita dapat berkomunikasi lebih baik dan menghindari kesalahpahaman.
Apakah Anda sudah memahami arti "received" dalam komunikasi? Jika ya, maka Anda telah memperluas wawasan Anda tentang pentingnya penerimaan informasi dalam berbagai bentuk komunikasi. Dengan pemahaman ini, Anda bisa lebih efektif dalam menyampaikan pesan dan memastikan bahwa informasi yang disampaikan benar-benar sampai dan dipahami oleh pihak lain.