TUW5BSClTpA5TSO9GSzpTpz9GA==
Breaking
News

Siswa SMA De Britto Mengasah Pengalaman Lewat Formasi

Ukuran huruf
Print 0
Sumber: dokumentasi SMA Kolese De Britto

SMA Kolese De Britto Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam pendidikan yang menekankan pembentukan karakter melalui penyelenggaraan kegiatan formasi siswa. 

Program ini dilaksanakan selama empat hari, Senin hingga Kamis, 12–15 Januari 2026, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII.

Kegiatan formasi menjadi bagian penting dari proses pendidikan di Kolese De Britto, tidak hanya untuk mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga untuk membina kedewasaan pribadi, kepedulian sosial, serta kedalaman spiritual para siswa. 

Rangkaian kegiatan formasi disusun secara bertahap dan disesuaikan dengan perkembangan usia serta kebutuhan setiap jenjang.

Bagi siswa kelas X, formasi diwujudkan melalui kegiatan “studi ekskursi” yang dilaksanakan di 24 lokasi berbeda. 

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar langsung dari realitas di luar kelas untuk memuliakan ciptaan dan sekaligus menjadi sarana pengenalan terhadap lingkungan serta budaya belajar di SMA Kolese De Britto.

Pada tahap ini, nilai “adaptasi” menjadi fokus utama. Para siswa diajak untuk melatih kemandirian, membangun kepercayaan diri, serta belajar bersikap terbuka terhadap perbedaan dan pengalaman baru sebagai bekal awal dalam perjalanan sebagai bagian dari komunitas sekolah yang selalu mengupayakan memuliakan ciptaan.

Sumber: dokumentasi SMA Kolese De Britto

Sementara itu, siswa kelas XI mengikuti program “live in sosial” yang dilaksanakan di lima kota. Melalui kegiatan ini, para siswa tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat, sehingga dapat merasakan secara nyata dinamika kehidupan sosial. 

Tahap ini menekankan proses “sosialisasi”, di mana siswa diajak untuk mengasah kepekaan sosial, menumbuhkan empati, serta belajar bekerja sama dalam keberagaman.

Pengalaman hidup bersama masyarakat diharapkan mampu membentuk kesadaran siswa akan pentingnya solidaritas dan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari kehidupan bersama.

Bagi siswa kelas XII, kegiatan formasi diarahkan pada pendalaman batin melalui “retret” yang diselenggarakan di sembilan tempat. Retret menjadi momen reflektif bagi para siswa menjelang akhir masa studi mereka di SMA.

Dalam suasana yang hening dan penuh permenungan, siswa diajak untuk melihat kembali perjalanan hidup dan proses pendidikan yang telah mereka jalani, sekaligus menyiapkan diri untuk menentukan arah dan pilihan hidup di masa depan. 

Tahap “internalisasi” ini membantu siswa meneguhkan nilai-nilai yang telah dipelajari agar sungguh terwujud dalam sikap dan tindakan nyata.

Melalui keseluruhan rangkaian kegiatan formasi ini, SMA Kolese De Britto Yogyakarta menghadirkan pendidikan yang menyeluruh dan berkesinambungan. 

Dengan tahapan “adaptasi, sosialisasi, dan internalisasi” di setiap jenjang, sekolah berupaya mendampingi siswa secara utuh agar tumbuh menjadi pribadi yang dewasa, berkarakter, serta siap mengabdikan diri bagi sesama dan masyarakat luas. (dina)

 Siswa SMA De Britto Mengasah Pengalaman Lewat Formasi
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin