TUW5BSClTpA5TSO9GSzpTpz9GA==
Breaking
News

7 Hal yang Harus Dicek Sebelum Pasang Lantai Kayu

Sebelum pasang lantai kayu, cek 7 hal penting agar lantai tidak bunyi, mengangkat, atau rusak. Panduan praktis untuk hasil awet dan rapi.
Ukuran huruf
Print 0


Pasang lantai kayu itu kelihatannya simpel. Tinggal pilih parket, pasang, selesai. Tapi di lapangan, masalah seperti lantai bunyi saat diinjak, papan mengangkat, atau sambungan melebar justru sering muncul setelah rumah mulai dihuni.

Penyebabnya pun bukan selalu kualitas kayunya, tapi lebih sering karena kondisi lantai dasar belum siap. Misalnya karena kelembapan tidak dicek atau perekat yang dipakai tidak sesuai.

Jika pemasangan dilakukan di atas permukaan lama seperti keramik, Anda perlu memilih perekat keramik yang sesuai, sehingga daya lekatnya benar-benar aman.

Karena itu, sebelum pemasangan dimulai, penting punya checklist yang jelas. Dengan persiapan yang tepat, hasil pemasangan bisa lebih rapi, minim revisi, dan umur pakainya jauh lebih panjang.

Berikut 7 hal yang sebaiknya dicek kontraktor maupun pemilik rumah sebelum memasang lantai kayu.

Kenapa Perlu Checklist Sebelum Pasang Lantai Kayu?

Ada beberapa alasan mengapa Anda perlu memastikan beberapa hal sebelum memasang lantai kayu, antara lain:

1.  Karena Kayu Itu Material “Hidup”

Kayu akan selalu bereaksi terhadap perubahan suhu dan kelembapan. Ia bisa memuai, menyusut, bahkan sedikit bergerak.

Tanpa perencanaan yang tepat, perubahan alami ini bisa memicu bunyi atau celah di sambungan lantai, terutama jika lem keramik yang digunakan tidak cukup elastis mengikuti pergerakan material.

2.  Komplain Paling Sering Datangnya Belakangan

Masalah lantai kayu jarang muncul di minggu pertama. Biasanya baru terasa setelah ruangan mulai digunakan intens, furniture dipasang, atau cuaca berubah. Di titik ini, perbaikan jadi lebih sulit dan mahal.

3.  Perekat Itu Komponen Kunci yang Sering Diremehkan

Banyak orang fokus pada jenis kayu, tapi lupa bahwa perekat berfungsi sebagai penghubung utama antara kayu dan lantai dasar. Perekat keramik yang salah bisa membuat lantai terasa keras, tidak stabil, bahkan cepat rusak.

Checklist Sebelum Pasang Lantai Kayu

Sebelum melakukan pemasangan lantai kayu, baiknya check beberapa item berikut:

1.  Cek Kondisi Substrat (Lantai Dasar)

Pastikan lantai dasar rata, kuat, bersih, dan bebas debu atau minyak. Substrat yang tidak rata akan menyebabkan distribusi beban tidak merata, memicu bunyi saat diinjak.

Retak atau bagian rapuh sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu sebelum pemasangan, terutama jika lantai kayu akan dipasang menggunakan sistem rekat permanen seperti lem keramik.

2.  Ukur Kelembapan (Jangan Tebak-tebakan)

Kelembapan berlebih adalah musuh utama lantai kayu. Gunakan alat ukur kelembapan untuk memastikan lantai dasar dan lingkungan ruangan berada dalam batas aman. Menebak-nebak kondisi lantai hanya akan menambah risiko di kemudian hari.




3.  Pilih Jenis Kayu & Sistem Pemasangan yang Tepat

Tidak semua lantai kayu dipasang dengan cara yang sama. Ada sistem full glue, floating, hingga kombinasi tertentu.

Jenis kayu solid, engineered wood, atau custom parquet masing-masing punya kebutuhan pemasangan berbeda yang harus disesuaikan dengan kondisi proyek.

4.  Pastikan Perekatnya Elastis (Bukan Cuma Sekadar Nempel)

Perekat lantai kayu idealnya tidak hanya kuat, tetapi juga elastis. Elastisitas ini penting untuk mengakomodasi pergerakan alami kayu, sehingga lantai tidak mudah bunyi atau terlepas. Perekat yang terlalu kaku justru bisa memperbesar risiko kerusakan.

5.  Bisa Pasang di Atas Keramik Lama? Ini yang Harus Dicek

Pemasangan lantai kayu di atas keramik lama memang memungkinkan, tetapi ada syaratnya. Keramik harus kuat, tidak kopong, dan permukaannya bersih.

Perekat keramik yang digunakan juga harus mampu menempel dengan baik di permukaan lama tanpa perlu pembongkaran.

6.  Teknik Aplikasi Perekat: Jangan Kebanyakan atau Kurang

Aplikasi perekat keramik yang tidak tepat sering jadi sumber masalah. Terlalu sedikit membuat daya rekat tidak maksimal, terlalu banyak bisa menyebabkan lantai terasa lembek atau lama kering. Ikuti rekomendasi ketebalan dan teknik aplikasi agar hasil konsisten.

7.  Timing Proyek: Kapan Bisa Diinjak & Kapan Bisa Diampelas

Timing adalah salah satu penyebab komplain paling sering, karena banyak proyek lantai kayu dikejar cepat. Misalnya hari ini pasang, besok sudah mau pindahan atau masuk furnitur.

Padahal, walau papan kayu terlihat sudah “nempel”, proses pengeringan dan penguatan perekat (curing) tetap butuh waktu. Kalau lantai dipaksa dipakai terlalu cepat, hasilnya bisa terasa bunyi, sambungan bergeser, bahkan daya rekat menurun di beberapa titik.

Untuk itu, sebaiknya cek timeline kerja sejak hari pemasangan sampai lantai siap dipakai penuh. Pastikan kapan lantai boleh diinjak ringan, kapan mulai bisa masuk furnitur, dan kapan boleh diamplas atau proses finishing agar penggunaan lem keramik bisa bekerja optimal.

Hal ini supaya Anda lebih nyaman dalam melakukan pekerjaan berikutnya, dan meminimalisir risiko kayu copot.

Ini Dia Perekat untuk Proyek Lantai Kayu

Pada akhirnya, kualitas lantai kayu tidak hanya ditentukan oleh material kayunya, tetapi juga oleh sistem pemasangan yang digunakan. Perekat lantai dasar seperti lem keramik juga berperan besar dalam menjaga stabilitas, kenyamanan, dan umur pakai lantai.

SikaBond® T-55 J adalah perekat lantai kayu elastis 1 komponen yang dirancang untuk merekatkan lantai kayu solid maupun custom.

Perekat ini dapat diamplas, lantai sudah bisa diinjak atau diamplas setelah 12–24 jam, serta memiliki sifat elastis yang membantu meredam suara langkah kaki.

Selain itu, SikaBond® T-55 J cocok digunakan pada sistem pemanas bawah lantai dan bahkan memungkinkan pemasangan langsung di atas keramik lama dengan persiapan yang tepat.

Sika telah berpengalaman selama 115 tahun dan sudah menangani banyak project nasional maupun internasional. Misalnya saja proyek Solusi Car park Flooring di Gedung BUMN Center.

Proyek lain yang berhasil diselesaikan Sika misalnya Artistic Fountain untuk Stasiun Kereta Pusat Den Haag. Sika juga yang pertama kali mencetuskan waterproofing semen di Indonesia.

Dengan checklist yang benar dan pemilihan perekat keramik yang sesuai, proyek lantai kayu bisa berjalan lebih lancar, minim masalah, dan memberikan hasil yang nyaman serta tahan lama.

Segera dapatkan produk kami melalui Official Store Sika di Shopee. Anda juga bisa cek katalog lengkap produk di laman resmi Sika.
7 Hal yang Harus Dicek Sebelum Pasang Lantai Kayu
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin