![]() |
| PT Indoboga Makmur Pratama, perusahaan pengembang usaha kemitraan yang berbasis di Kudus, memperkenalkan integrasi tujuh asisten AI. (Foto: Dok/Ist). |
Jogjapekan, KUDUS — Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin meluas ke berbagai sektor usaha, termasuk industri kuliner. Perkembangan ini mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan pemasaran.
PT Indoboga Makmur Pratama, perusahaan pengembang
usaha kemitraan yang berbasis di Kudus, memperkenalkan integrasi tujuh asisten
AI pada lini usaha dessert Sundae Everydae. Sistem tersebut dirancang agar
dapat diakses melalui aplikasi pesan WhatsApp, sehingga mitra usaha dapat
memanfaatkan fitur pendukung operasional melalui percakapan digital tanpa
memerlukan aplikasi tambahan.
Menurut keterangan manajemen perusahaan, langkah
ini dilakukan untuk mempermudah penggunaan teknologi bagi pelaku usaha,
khususnya mitra yang menjalankan usaha skala kecil dan menengah. Melalui sistem
tersebut, mitra dapat memperoleh dukungan terkait analisis lokasi usaha,
pembuatan materi visual, hingga strategi pemasaran digital.
Dyah Ayu, perwakilan manajemen PT Indoboga Makmur
Pratama, menyampaikan bahwa pengembangan sistem ini merupakan bagian dari upaya
perusahaan dalam menyesuaikan model kemitraan dengan perkembangan teknologi
digital. “Pendekatan berbasis percakapan dipilih karena dinilai lebih mudah
diakses oleh mitra usaha dalam menjalankan operasional sehari-hari,” ujarnya
dalam keterangan resmi, Selasa (10/2).
Satu
Akses WhatsApp dengan Beragam Fungsi AI
Melalui satu akses percakapan WhatsApp, mitra
Sundae Everydae dapat berinteraksi dengan tujuh asisten AI yang memiliki fungsi
berbeda. Zavira digunakan untuk analisis potensi dan kelayakan lokasi usaha,
ANa untuk pembuatan materi visual promosi, serta Aurell untuk penyusunan
caption dan materi komunikasi pemasaran. Selain itu, Sherly berfokus pada
strategi promosi dan kampanye, Aletta pada pengelolaan iklan digital, Callysta
sebagai asisten konsultasi operasional, dan Melody untuk optimalisasi penjualan
melalui marketplace.
Pengamat industri menilai bahwa integrasi
teknologi berbasis AI dalam usaha makanan dan minuman mulai berkembang seiring
meningkatnya kebutuhan efisiensi dan standarisasi operasional, terutama pada
usaha berbasis kemitraan yang tersebar di berbagai daerah.
Hingga awal tahun 2026, PT Indoboga Makmur
Pratama terus mengembangkan jangkauan operasionalnya dari Kudus ke berbagai
wilayah di Indonesia. Penggunaan teknologi berbasis percakapan ini menjadi
salah satu pendekatan yang digunakan perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan
perubahan pola bisnis yang semakin digital.
Informasi mengenai profil perusahaan dan
pengembangan brand Sundae Everydae tersedia melalui situs resmi perusahaan ibmp.co.id.
