![]() |
Wisata Tebing Breksi |
Jogja Pekan, Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai jantung budaya Jawa, selalu punya cara untuk memikat hati para wisatawan. Dari candi-candi megah hingga kuliner lezat, Jogja tak pernah kehabisan pesona. Salah satu destinasi yang kini sedang naik daun adalah Tebing Breksi, sebuah tempat wisata alam yang unik di Kabupaten Sleman. Apa yang membuat Tebing Breksi begitu istimewa? Bayangkan tebing batu kapur setinggi 30 meter dengan ukiran seni yang memukau, panorama kota Yogyakarta dari ketinggian, dan suasana romantis saat matahari terbenam. Cocok untuk liburan keluarga, momen spesial bersama pasangan, atau petualangan seru bersama teman, Tebing Breksi menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.
Di artikel ini, Jogjapekan.com akan mengajak Anda menjelajahi sejarah singkat, lokasi, spot Instagramable, dan alasan mengapa Tebing Breksi adalah destinasi ideal untuk liburan. Jangan lupa kunjungi media sosial kami di Instagram (@Jogjapekan), TikTok (Jogjapekan), dan Twitter (Jogjapekan) untuk inspirasi wisata lainnya!
Sejarah Singkat Tebing Breksi: Dari Tambang ke Destinasi Wisata
Tebing Breksi bukanlah destinasi wisata yang terbentuk secara alami seperti pantai atau gunung. Dulunya, tempat ini adalah area penambangan batu kapur di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Selama puluhan tahun, warga setempat menggantungkan hidup dari menambang batuan breksi, yang digunakan sebagai bahan dekorasi bangunan. Batuan ini sendiri terbentuk dari endapan abu vulkanik Gunung Api Purba Nglanggeran yang mengeras selama jutaan tahun, menciptakan lapisan batu kapur dengan tekstur unik yang menyerupai kue lapis.
Pada tahun 2014, penambangan dihentikan setelah peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) menemukan bahwa batuan di Tebing Breksi adalah jenis tufan langka, menjadikannya salah satu Geoheritage Yogyakarta yang harus dilindungi. Alih-alih dibiarkan terbengkalai, masyarakat setempat bersama pemerintah berinisiatif menyulap bekas tambang ini menjadi destinasi wisata. Pada 30 Mei 2015, Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan Tebing Breksi sebagai tempat wisata baru, yang kini menjadi salah satu ikon pariwisata di Yogyakarta. Keberhasilan transformasi ini bahkan membawa Desa Sambirejo masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia, menghasilkan pendapatan hingga Rp1 miliar per tahun
Lokasi dan Cara Menuju Tebing Breksi
Tebing Breksi terletak di Jl. Desa Lengkong, RT.02/RW.17, Gn. Sari, Sambirejo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55572. Posisinya strategis, hanya sekitar 17 km dari pusat Kota Yogyakarta atau sekitar 30 menit perjalanan dengan kendaraan bermotor. Lokasinya berada di jalur utama Prambanan-Piyungan, sekitar 1 km sebelum Candi Ijo, dan dekat dengan destinasi populer lain seperti Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko.
Untuk mencapai Tebing Breksi, Anda bisa mengikuti rute berikut:
- Dari pusat Kota Yogyakarta, arahkan kendaraan menuju Candi Prambanan melalui Jalan Raya Solo-Yogyakarta.
- Setelah sampai di pertigaan Pasar Prambanan, belok kanan menuju Piyungan.
- Lanjutkan perjalanan sekitar 3 km hingga menemukan petunjuk arah menuju Candi Ijo.
- Sebelum SDN Sambirejo, belok kiri, lalu lanjutkan sekitar 1 km hingga tiba di Tebing Breksi.
Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima karena jalur menuju Tebing Breksi cukup menanjak. Bus wisata, mobil, hingga sepeda motor dapat mengakses lokasi ini dengan mudah. Untuk pengalaman lebih nyaman.
Keindahan Alam dan Spot Instagramable di Tebing Breksi
Tebing Breksi adalah surga bagi para pecinta fotografi dan pengguna media sosial. Dengan ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut, tebing ini menawarkan panorama spektakuler yang mencakup Candi Prambanan, Gunung Merapi, dan lampu-lampu kota Yogyakarta yang berkilau saat malam tiba. Terutama saat matahari terbenam, pemandangan sunset di sini menciptakan suasana romantis yang sempurna untuk foto-foto Instagramable.
Spot Foto yang Wajib Dikunjungi
- Relief Pewayangan: Dinding tebing setinggi 30 meter dihiasi ukiran seni karya seniman lokal, seperti relief Arjuna melawan Buto Cakil, patung naga bermahkota, dan patung Semar. Ukiran ini memberikan latar belakang foto yang eksotis dan kaya akan nilai budaya.
- Puncak Tebing: Dari puncak, Anda bisa mengambil foto dengan latar panorama kota Yogyakarta, Candi Prambanan, dan landasan pacu Bandara Adisucipto. Cahaya alami saat sunrise atau sunset menambah efek dramatis pada foto Anda.
- Spot Tematik: Pengelola menyediakan berbagai instalasi foto, seperti kursi dengan tanda love, cangkang mutiara, dan kelopak bunga raksasa, yang dirancang khusus untuk kebutuhan selfie.
- Tlatar Seneng: Panggung terbuka berdiameter 15 meter ini sering digunakan untuk pertunjukan seni, namun juga menjadi spot foto favorit dengan latar tebing yang megah.
Tips untuk hasil foto terbaik:
- Kunjungi Tebing Breksi pada pagi hari atau menjelang senja untuk pencahayaan alami yang lembut.
- Gunakan pakaian dengan warna kontras, seperti merah atau kuning, untuk menonjol di antara batuan kapur yang berwarna terang.
- Eksplorasi berbagai sudut pengambilan gambar untuk komposisi yang unik.
- Pastikan tetap berada di area aman, terutama di dekat tebing yang curam.
Jangan lupa unggah foto Anda ke Instagram dan tag @Jogjapekan untuk kesempatan masuk dalam galeri wisata kami!
Cocok untuk Liburan Keluarga, Pasangan, dan Orang Spesial
Tebing Breksi bukan hanya tentang pemandangan dan foto. Tempat ini menawarkan beragam aktivitas yang membuatnya ideal untuk liburan bersama keluarga, pasangan, atau orang spesial.
Liburan Keluarga
Tebing Breksi ramah untuk segala usia. Fasilitas seperti area parkir luas, jalur inklusif untuk difabel, toilet, mushola, dan deretan kuliner lokal membuatnya nyaman untuk keluarga. Anak-anak dapat menikmati pemandangan sambil belajar tentang sejarah geologi Tebing Breksi melalui papan informasi edukasi. Anda juga bisa mencoba jeep wisata Shiva Plateau (harga mulai Rp270.000 untuk short trip) yang mengelilingi destinasi sekitar seperti Candi Ijo, Watu Payung, atau Bukit Teletubbies, memberikan petualangan seru untuk seluruh keluarga.
Momen Romantis Bersama Pasangan
Bagi pasangan, Tebing Breksi adalah tempat idaman untuk momen romantis. Pemandangan sunset yang memukau, ditambah dengan spot foto seperti relief naga atau tanda love, sering menjadi pilihan untuk sesi foto pre-wedding atau sekadar mengabadikan momen spesial. Anda juga bisa menikmati Sunset Gala Dinner (Rp3.750.000 untuk 10 orang) dengan fasilitas meja, kursi, panggung, dan menu spesial seperti kambing guling atau api unggun, menciptakan pengalaman makan malam yang tak terlupakan di bawah langit senja.
Petualangan Bersama Orang Spesial
Untuk Anda yang ingin berbagi pengalaman dengan teman atau orang spesial, Tebing Breksi menawarkan aktivitas menantang seperti panjat tebing dengan peralatan keselamatan yang disediakan pengelola. Trekking di sekitar tebing juga memberikan sensasi petualangan sambil menikmati pemandangan alam. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner lokal seperti keripik bayam, keripik kemangi, atau es kelapa segar di lapak kuliner yang tersedia.
Fasilitas dan Aktivitas Seru di Tebing Breksi
Tebing Breksi dilengkapi fasilitas yang mendukung kenyamanan pengunjung:
- Area parkir: Luas dan terpisah untuk sepeda, motor, mobil, hingga bus.
- Tempat ibadah: Masjid dan mushola tersedia untuk kebutuhan spiritual.
- Kuliner: Beragam warung makanan dengan menu lokal seperti keripik pare, terong, atau peyek.
- Toilet dan tempat cuci tangan: Bersih dan mendukung protokol kesehatan CHSE.
- Jasa foto: Untuk hasil foto profesional yang siap diunggah ke media sosial.
- Tlatar Seneng: Panggung terbuka untuk pertunjukan seni, festival, atau acara khusus seperti pernikahan.
Aktivitas seru yang bisa Anda coba:
- Berburu sunrise/sunset: Nikmati pemandangan matahari terbit atau terbenam dari puncak tebing.
- Jeep wisata: Jelajahi destinasi sekitar dengan jeep offroad.
- Panjat tebing: Tantang adrenalin dengan aktivitas yang aman dan terawasi.
- Menikmati seni lokal: Saksikan pertunjukan tari, jathilan, atau gamelan yang sering digelar.
- Belanja suvenir: Dapatkan batik jumputan atau kerajinan lokal sebagai oleh-oleh.
Informasi Praktis: Tiket Masuk dan Jam Operasional
- Tiket masuk: Rp10.000 per orang (domestik), Rp20.000 per orang (mancanegara).
- Jam operasional: Setiap hari, pukul 06.00–20.00 WIB (dapat berubah saat hari libur nasional).
- Tips berkunjung: Bawa air minum, payung, atau kacamata hitam, terutama jika datang di siang hari karena cuaca bisa cukup terik.
Untuk panduan wisata lengkap, termasuk rekomendasi penginapan dekat Tebing Breksi seperti INNSIDE by Melia Yogyakarta atau Abhayagiri – Sumberwatu Heritage Resort, kunjungi.
Kesimpulan
Tebing Breksi adalah bukti bahwa keindahan alam dan kreativitas manusia bisa berpadu menciptakan destinasi wisata yang luar biasa. Dari sejarahnya sebagai bekas tambang hingga menjadi ikon wisata Yogyakarta, Tebing Breksi menawarkan pengalaman yang kaya akan nilai budaya, keindahan alam, dan aktivitas seru. Baik Anda ingin berfoto di spot Instagramable, menikmati sunset romantis bersama pasangan, atau petualangan seru bersama keluarga, Tebing Breksi adalah pilihan sempurna.
Rencanakan liburan Anda sekarang dengan mengunjungi Jogjapekan.com untuk informasi lebih lanjut tentang paket wisata, akomodasi, dan destinasi lain di Yogyakarta. Jangan lupa ikuti kami di Instagram (@Jogjapekan), TikTok (Jogjapekan), dan Twitter (Jogjapekan) untuk update terbaru seputar wisata Jogja. Bagikan pengalaman Anda di Tebing Breksi dengan kami dan jadilah bagian dari komunitas pecinta wisata Jogja! Apa destinasi Jogja favorit Anda? Tulis di kolom komentar dan mari berbagi cerita!
0 Komentar