TUW5BSClTpA5TSO9GSzpTpz9GA==
Breaking
News

Mahasiswa KKN-T 28 Universitas Alma Ata Dampingi UMKM Pagejugan Go Digital dan Hitung HP

Mahasiswa KKN-T 28 Universitas Alma Ata Yogyakarta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di Desa Pagejugan.
Ukuran huruf
Print 0
 Mahasiswa KKN-T 28 Universitas Alma Ata Dampingi UMKM Pagejugan Go Digital dan Hitung HP

Jogja Pekan, Brebes - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 28 Universitas Alma Ata Yogyakarta melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM di Desa Pagejugan, Kabupaten Brebes, melalui digitalisasi pemasaran dan penguatan pengelolaan keuangan usaha. Kegiatan yang dilaksanakan dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Kana Safrina Rouzi, M.Si. tersebut mengenalkan pemanfaatan Google Maps, pembuatan video pemasaran, hingga perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan keuntungan. Pendampingan dilakukan untuk membantu pelaku usaha memanfaatkan teknologi sekaligus memahami biaya produksi dari usaha yang dijalankan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-T 28 Universitas Alma Ata Yogyakarta dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di Desa Pagejugan.

Pelaku UMKM tidak hanya diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi untuk pemasaran, tetapi juga diberikan pengetahuan mengenai cara menghitung biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi dan membandingkannya dengan hasil penjualan.

Google Maps Bantu Konsumen Menemukan Lokasi Usaha

Salah satu bentuk pendampingan yang dilakukan mahasiswa adalah mengenalkan penggunaan Google Maps kepada pelaku usaha bawang di Desa Pagejugan.

Pemanfaatan aplikasi tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat maupun calon konsumen menemukan lokasi usaha dengan lebih mudah.

Keberadaan informasi lokasi usaha secara digital diharapkan dapat mendukung aktivitas pemasaran karena konsumen memiliki akses yang lebih mudah untuk mengetahui keberadaan tempat usaha.

Langkah tersebut sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi yang relatif sederhana dan dapat diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Mahasiswa KKN-T 28 Universitas Alma Ata Yogyakarta berupaya menunjukkan bahwa teknologi digital dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sarana pendukung pemasaran produk UMKM di tingkat desa.

Video Pemasaran Dikenalkan sebagai Media Promosi Digital

Selain Google Maps, mahasiswa juga memberikan pendampingan dalam pembuatan video pemasaran produk.

Video tersebut diperkenalkan sebagai salah satu media yang dapat digunakan pelaku UMKM untuk menampilkan produk secara visual kepada calon konsumen.

Melalui tampilan visual yang menarik, produk dapat diperkenalkan dengan cara yang berbeda dibandingkan pemasaran secara konvensional.

Pendampingan tersebut diharapkan menambah pengetahuan pelaku UMKM Desa Pagejugan mengenai pemanfaatan media digital dalam mendukung pemasaran usaha.

Digitalisasi pemasaran menjadi salah satu materi yang diberikan karena perkembangan teknologi membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada konsumen melalui berbagai media.

Pelaku UMKM Diajari Menghitung HPP dan Keuntungan

Pendampingan KKN-T 28 tidak hanya berfokus pada pemasaran. Mahasiswa Universitas Alma Ata juga memberikan edukasi mengenai perhitungan Harga Pokok Produksi atau HPP serta keuntungan usaha.

Pelaku UMKM diperkenalkan dengan cara menghitung berbagai biaya yang dikeluarkan selama proses produksi. Hasil perhitungan tersebut kemudian dibandingkan dengan hasil penjualan untuk mengetahui keuntungan yang diperoleh dari kegiatan usaha.

Pemahaman mengenai HPP menjadi bagian penting dalam pengelolaan usaha karena memberikan gambaran kepada pelaku UMKM tentang biaya produksi yang telah dikeluarkan dan hasil yang diperoleh dari penjualan.

Melalui pemahaman tersebut, pelaku usaha diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi kegiatan usahanya.

Dorong Pengelolaan Usaha Berbasis Potensi Lokal

UMKM memiliki peran dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan karena dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus sarana pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Karena itu, selain memiliki kemampuan dalam menghasilkan produk, pelaku UMKM juga memerlukan pemahaman mengenai pemasaran, biaya produksi, serta pemanfaatan bahan dan potensi lokal.

Melalui rangkaian pendampingan tersebut, mahasiswa KKN-T 28 Universitas Alma Ata Yogyakarta berharap pelaku UMKM Desa Pagejugan memperoleh tambahan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam menjalankan usaha.

Pemanfaatan teknologi digital serta pemahaman mengenai biaya produksi dan keuntungan diharapkan menjadi bekal bagi masyarakat untuk mengelola usaha sesuai kondisi dan potensi yang dimiliki di Desa Pagejugan.

 Mahasiswa KKN-T 28 Universitas Alma Ata Dampingi UMKM Pagejugan Go Digital dan Hitung HP
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin