TUW5BSClTpA5TSO9GSzpTpz9GA==
Breaking
News

Mahasiswa KKN UNY Rancang dan Bangun Website Informasi Desa SIGALON untuk Padukuhan Gading Kulon

Ukuran huruf
Print 0

Foto 1. Tampilan beranda website SIGALON, portal resmi Padukuhan Gading Kulon yang dikembangkan oleh Tim KKNM-29228 UNY.

SLEMAN -
Sebanyak 4 mahasiswa KKN Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengadakan kegiatan perancangan dan pembangunan website informasi desa berbasis data untuk Padukuhan Gading Kulon, Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, dengan finalisasi aplikasi pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada penyediaan sistem informasi berbasis website sebagai wadah penyajian data desa yang terstruktur, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan baik oleh perangkat desa maupun warga.

Website yang diberi nama SIGALON ini hadir sebagai pusat informasi resmi layanan kependudukan, statistik wilayah, dan kabar kegiatan masyarakat Padukuhan Gading Kulon. Menu utamanya meliputi Beranda, Profil Desa, Infografis, Berita, dan Statistik, dilengkapi fitur Akun Saya bagi pengguna, layanan Pengaduan bagi warga, serta fitur aksesibilitas agar website dapat digunakan oleh lebih banyak kalangan.

Kurnia Ramadhani menjelaskan bahwa program pembangunan website informasi desa ini dipilih untuk menjawab kebutuhan Padukuhan Gading Kulon akan sebuah media digital yang dapat menyajikan data dan informasi desa secara terpusat. “Selama ini informasi seputar dusun masih tersebar dan belum ada satu media resmi yang bisa diakses warga maupun perangkat desa secara mudah. Dari situ kami membangun website informasi desa berbasis data ini, supaya penyampaian informasi lebih tertata dan bisa dimanfaatkan jangka panjang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa website ini dirancang agar terintegrasi dengan data kependudukan yang sudah diolah, sehingga informasinya lebih akurat dan mudah diperbarui.

Kehadiran website ini dinilai penting karena keterbukaan informasi kini menjadi kebutuhan dasar dalam tata kelola lingkungan masyarakat. Dengan satu pintu informasi yang jelas, warga tidak lagi harus mencari data dan kabar seputar dusun dari berbagai sumber yang terpisah-pisah, sementara perangkat dusun terbantu menyampaikan informasi secara lebih rapi dan konsisten.

Kurnia juga menjelaskan bahwa proses pembangunan website dilakukan secara bertahap dan kolaboratif, mulai dari riset kebutuhan, perancangan tampilan, hingga pengujian bersama sebelum website benar-benar siap digunakan.

Mahasiswa KKN UNY Gading Kulon yang terdiri dari Kurnia Ramadhani, Isro Faiz Gumilang, Berliana Ata Rizky Safitri, dan Fahriza Iffah Handayani merancang dan merealisasikan program kerja “Perancangan dan Pembangunan Website Informasi Desa Berbasis Data untuk Padukuhan Gading Kulon” ini secara bersama-sama. Kurnia Ramadhani sendiri berasal dari Program Studi Matematika.

Prosesnya diawali dengan koordinasi internal tim terkait tujuan, jadwal, sasaran, dan pembagian tugas agar setiap anggota memiliki peran yang jelas. Tim kemudian berkoordinasi dengan perangkat desa mengenai kebutuhan data dan perizinan pengambilan data, sehingga data yang digunakan bersumber dari pihak yang berwenang dan dapat dipertanggungjawabkan. Dari sana, tim melanjutkan dengan riset dan pengumpulan kebutuhan website untuk memahami informasi apa saja yang paling dibutuhkan oleh warga dan perangkat desa.

Berbekal hasil riset tersebut, tim menyusun struktur menu dan konten, lalu merancang tampilan (wireframe/UI) website agar mudah dipahami dan digunakan oleh warga maupun perangkat desa. Setelah rancangan matang, tim membangun database website dan masuk ke tahap coding yang berlangsung selama beberapa hari. Data hasil olahan kemudian diintegrasikan ke dalam website sehingga informasi yang tampil sesuai dengan data yang telah dihimpun.

Foto 2. Mahasiswa KKN UNY bekerja bersama mengembangkan dan menguji website SIGALON.

Tahap berikutnya adalah testing dan perbaikan bug untuk memastikan seluruh fitur berjalan sebagaimana mestinya. Website kemudian difinalisasi pada Senin, 31 Agustus 2026, sebelum tim menyusun dokumentasi dan laporan kegiatan, dan diakhiri dengan evaluasi bersama.

Dengan rampungnya website ini, informasi Padukuhan Gading Kulon kini memiliki wadah digital yang terpusat. Data disajikan secara terstruktur sehingga mudah dicari, sementara integrasi dengan data kependudukan yang telah diolah membuat pembaruan informasi lebih mudah dilakukan. Website ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikelola secara berkelanjutan oleh perangkat desa dan warga setelah masa KKN berakhir.

Agar website dapat digunakan dengan mudah, tim juga menyusun Buku Panduan Penggunaan SIGALON yang diperuntukkan khusus bagi Ketua RT. Buku panduan tersebut menjadi pegangan bagi pengurus di tingkat RT dalam memanfaatkan website setelah masa KKN berakhir.

Dalam wawancara, Ketua RT Sugeng Widodo menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan mengapresiasi kontribusi nyata yang dibawa oleh UNY bagi warga. “Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa UNY di Gading Kulon. Dengan adanya website ini, warga punya tempat yang jelas untuk mencari informasi tentang dusun, dan perangkat pun lebih mudah menyampaikan kabar kepada warga. Semoga website ini terus dimanfaatkan dan datanya selalu diperbarui,” ujar Sugeng Widodo.

Sugeng Widodo berharap website tersebut tidak berhenti sebagai hasil kegiatan KKN semata, melainkan benar-benar digunakan dalam keseharian sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.

Foto 3. Kurnia Ramadhani bersama Ketua RT Sugeng Widodo menunjukkan Buku Panduan Penggunaan SIGALON.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Eng. Sarwo Pranoto, S.T., M.Eng. menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkaya pengalaman mahasiswa dalam menerapkan ilmu di dunia nyata. “Melalui KKN, mahasiswa belajar langsung dari masyarakat sekaligus menjadi fasilitator perubahan. Ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan berbasis kepedulian dan keberlanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan KKN ini sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, yaitu:

- IKU 2: Mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus melalui keterlibatan dalam kegiatan pengabdian.

- IKU 3: Dosen berkegiatan di luar kampus melalui pendampingan lapangan yang intensif.

- IKU 7: Proyek lapangan kolaboratif yang bersifat partisipatif dan berdampak langsung.

Program ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) karena merupakan pembangunan infrastruktur digital berupa website yang mendukung penyajian data dan informasi desa, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) karena mendorong keterbukaan dan tata kelola informasi desa yang lebih transparan dan akuntabel bagi warga.

Lebih dari itu, program ini juga merupakan wujud nyata dari inisiatif 'Diktisaintek Berdampak', yaitu kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi keagamaan dan sains-teknologi dalam menyelesaikan isu-isu strategis nasional, seperti digitalisasi layanan publik, inovasi teknologi tepat guna, dan pembangunan berkelanjutan.

Dengan mengusung semangat UNY Berdampak, kegiatan KKN di Gading Kulon diharapkan mampu menjadi inspirasi program serupa di dusun-dusun lain, memperkuat sinergi antara mahasiswa, dosen, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong keterbukaan informasi dan digitalisasi desa dari akar rumput.

Kontak Media: Kurnia Ramadhani

Email: kurniaramadhani.2023@student.uny.ac.id

Mahasiswa KKN UNY Rancang dan Bangun Website Informasi Desa SIGALON untuk Padukuhan Gading Kulon
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin