Jogjapekan, Jogja - Kabupaten Gunungkidul akan menerapkan pembayaran non-tunai di tujuh tempat pemungutan retribusi wisata (TPR). Rencana ini dijadwalkan mulai Oktober 2026.
Penerapan ini merupakan perluasan setelah sistem serupa berhasil dijalankan di TPR utama Baron. Namun, tanggal pastinya masih menunggu kesiapan sarana dan prasarana.
Artikel ini membahas daftar tujuh lokasi tersebut, alasan perluasan, serta kesiapan implementasinya.
Daftar 7 Tempat Wisata yang Akan Terapkan Non-Tunai
Tujuh TPR yang akan menggunakan pembayaran non-tunai adalah:
- JJLS
- Sepanjang
- Banjarejo
- Ngestirejo
- Pulegundes
- Tepus
Lokasi-lokasi ini tersebar di berbagai kawasan wisata Gunungkidul, mulai dari pantai hingga destinasi alam.
Alasan Perluasan Pembayaran Non-Tunai
Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, menjelaskan bahwa perluasan dilakukan setelah pelaksanaan di TPR utama Baron berjalan baik.
Mayoritas wisatawan sudah bisa menggunakan pembayaran non-tunai di Baron, meskipun masih terdapat beberapa kendala kecil. Keberhasilan ini menjadi dasar untuk memperluas sistem ke lokasi lain.
Kesiapan Sarana dan Prasarana
Meski sudah direncanakan, implementasi di tujuh TPR tersebut masih menunggu kelengkapan sarana dan prasarana penunjang. Tanpa dukungan fasilitas yang memadai, penerapan non-tunai belum bisa dimulai secara penuh.
"Untuk pelaksanaan masih menunggu sarana dan prasarana," kata dia.
Manfaat bagi Wisatawan dan Pengelola
Sistem pembayaran non-tunai diharapkan mempermudah transaksi wisatawan. Selain lebih praktis, metode ini juga membantu pencatatan retribusi menjadi lebih transparan dan efisien.
Bagi pengelola, digitalisasi pembayaran dapat mengurangi risiko kesalahan hitung dan mempercepat proses pelayanan di pintu masuk destinasi.
Kesimpulan
Tujuh tempat wisata di Gunungkidul akan segera menerapkan pembayaran non-tunai sebagai bagian dari modernisasi pengelolaan destinasi. Langkah ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan di TPR Baron.
Meskipun masih menunggu kesiapan infrastruktur, rencana ini menunjukkan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan pariwisata. Semoga segera terealisasi agar wisatawan semakin nyaman berkunjung.
Daftar Referensi
- Pernyataan Sekretaris Disparekrafpora Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo (6 Oktober 2026)
- Informasi rencana penerapan pembayaran non-tunai di TPR Gunungkidul
- Data pengelolaan destinasi wisata Kabupaten Gunungkidul
